Skip to main content

Posts

Hubungan Pertidaksamaan dan Donor Darah

Selain dalam bidang transportasi, pertidaksamaan juga kita butuhkan dalam berdonor darah. Berbicara donor darah saya jadi teringat almarhumah adik rekan saya. Saat beliau membutuhkan banyak darah, beberapa siswa yang memiliki golongan darah sama datang ke PMI untuk berdonor. Termasuk saya dan beberapa rekan guru yang lain, namun sayang ternyata hanya seorang siswa saja yang dinyatakan lulus untuk donor. nah alasannya adalah ternyata terkait dengan pertidaksamaan.... Salah satu dan penting adalah faktor U. yah usia.... Usia donor tidak kurang dari 17 tahun dan berat badan tidak kurang dari 45 kg. Secara berat badan saya dan beberapa siswa lolos untuk donor tapi ternyata faktor U tersebut yang tidak mengijinkan. adapun saya bukanlah faktor U tapi faktor A, ASI, yah karena seorang ibu yang sedang menyusui tidak diperkenankan menjadi donor. Syarat Usia tidak kurang dari 17 tahun atau dengan kata lain minimum 17 tahun atau dengan notasi pertidaksamaan , Usia donor >= 17 tahun. Artin...

Aplikasi Pertidaksamaan dalam bidang Transportasi

Hari ini kami belajar PTLSV (Pertidaksamaan Linier Satu Variabel). Semua siswa antusias ketika saya bertanya siapa yang pernah naik truk. Hampir 100% siswa menjawab pernah. Lalu pertanyaan saya kembali lontarkan, apa yang kamu amati dari truk itu? tentunya yang terkait dengan matematika dong... banyak tangan-tangan teracung keatas untuk menjawab. Sangat bervariatif. Sampai seorang siswa ada yang menyebutkan perihal muatan truk. Bagaimana yah jadinya jika sebuah truk dikemudikan dengan sopir yang "tidak paham matematika"? Lalu apa kaitannya sopir dengan matematika? Ada hubungan apa? What's wrong? Mungkin sering orang beranggapan bahwa yang paham matematika ya yang sekolah saja, yang kerja dikantoran, guru, atau minimal pedagang lah biar nggak ditipu sama pembeli atau tengkulaknya. ternyata sopir pun perlukan matematika, dan tak sekedar ilmu hitung uang ( tambah, kurang, kali, bagi ) saja melainkan pertidaksamaan. Tepatnya PTLSV. Ah itu sich maksain... it's OK mung...

Membuat Klinometer Sederhana

Apaan tuh klinometer ? kayaknya koq agak asing ya terdengar ditelinga... Klinometer ( clinometer )   adalah alat sederhana yang digunakan untuk mengukur sudut elevasi yang dibentuk antara garis datar dengan sebuah garis yang menghubungkan sebuah titik pada garis datar tersebut dengan titik puncak (ujung) suatu obyek. Pada terapannya, alat ini dapat digunakan pada pekerjaan pengukuran tinggi (atau panjang) suatu obyek dengan memanfaatkan sudut elevasi (Prihandoko, 2007:1). Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar berikut:  nah itu klinometer yang sederhana adapun yang digital sbb itu hanya salah satu jenisnya saja, masih banyak koq jenis-jenis klinometer yang lain. Harga klinometer pun bermacam-macam. Kisarannya Rp 1.200.000 itu tahun lalu nah kalo klinometer yang lebih canggih lagi ya bisa sobat kira-kira sendiri dech. Saat ini saya membutuhkan alat ini karena anak-anak sedang belajar trigonometri. Alat ini cukup membantu sekali untuk menunjukan aplikasi trigonome...

Aplikasi Trigonometri dalam pertanian

Siapa bilang trigonometri hanya dipakai untuk matematika saja? salah satu aplikasi trigonometri bisa kita temui dalam bidang pertanian khususnya dalam penanaman tanaman dengan stek batang. berikut langkah-langkah stek batang Metode stek merupakan cara yang paling mudah untuk dilakukan sebab tidak perlu persiapan yang panjang selain itu alat yang digunakan juga tidak terlalu rumit. 1. Siapkan peralatan yang terdiri dari gunting tanaman, pisau, plastik penutup, tali plastik, pot dan media tanam. 2. Siapkan media tanam dengan campuran pasir, dengan humus bambu. 3. Pilih batang puring yang sudah terlihat tua untuk dipotong. Cirinya cukup mudah perhatikan kulit bila sudah berwarna cokelat seperti kulit kayu berarti batang sudah siap di stek. 4. Potong dengan menggunakan gunting tanaman yang sudah dibersihkan. Hindari pengunaan pisau sebab batang punya struktur yang keras dan mengandung kayu. 5. Setelah terpisah jangan lupa untuk untuk menutup luka di pohon indukan de...

Puisi Matematika : Bingkisan Mungil untuk Siswaku

Selamat datang kembali Wahai Pejuang dan Pembelajar Sejati Tiga pekan sudah kau meninggalkanku disini Menyisakan ruang kosong dalam hati ini Jari-jari ini tidak lagi mampu menggapaimu Terpisahkan jarak dan waktu Kau begitu jauh dari tatapan ini Namun akan selalu konstan dihati Tiga pekan lalu Sudut-sudut bibirmu sungguh berbeda Nampak jelas disana banyak tergores garis-garis kebahagiaan Ku kira statistikpun tak mampu menghitungnya Aljabarpun tak kan sanggup menjabarkannya Tak kan mampu diuraikan dengan faktorisasi ataupun induksi matematika Kau benar-benar bahagia Karena tak lama lagi kau akan segera berhimpun dengan keluarga tercinta Menyentuh lembut tangan wanita yang telah melahirkanmu ke dunia ini Menyapa ceria wajah lelaki yang membesarkanmu Mencium syahdu kening adik-adikmu Kini Kau telah kembali Ku harap kau bawakanku energi positif Untuk kembali memenuhi volume prestasimu Untuk terus mensimetriskan akhlak dan pribadimu Aku yakin Suatu saat nanti Ka...

Kembali ke Laptop ......

Suatu waktu saya mengikuti pelatihan yang diadakan oleh sekolah tempat dimana saya bertugas. Pelatihan menjadi santapan pokok kami setiap akan memulai pelatihan. namun sayangnya saat pelatihan tersebut, saya menjadi kurang nyaman. Hal itu disebabkan berulang kali pemateri mengucapkan ssssttt. Cara yang beliau lakukan untuk mengalau peserta yang sedang berisik. Dari situ saya jadi merefleksi, beginilah perasaan siswa jika guru melkukan hal yang sama. Dari sana pula saya jadi teringat dengan "Kembali ke laptop ". Kalimat yang satu ini sudah menjadi tidak asing di telinga kita. Kalimat yang berulang kali diucapkan sang " Tukul " saat hadirin gaduh atau lebih halusnya ingin kembali memfokuskan hadirin pada topik acara atau pembicaraan. Nah, sobat-sobat guru seperjuangan... dari sana sebenarnya kita dapat satu pelajaran bagaimana cara kita memfokuskan kembali anak didik kita saat tiba-tiba ditengah-tengah pembelajaran suasana kelas tidak lagi kondusif. Saya yakin sobat ...