Skip to main content

Posts

Keluarga, Membangun peradaban dari Dalam Rumah

Candraloka, 12 Februari 2018 Dear my husband Jazakalloh khair utk kesabaran nya selama ini membimbing istri mu, Kesabaran nya selama ini menguatkan istrimu Kesabaran nya selama ini mengingatkan istri mu bahwa Alloh selalu ada untuk hamba Nya Istri mu yang sedang berusaha kuat untuk terus bersyukur dan bersabar dalam setiap episode hidup ini. Jadi teringat salah satu kakak kuliah - teman di mafaza, orang yang tepat untuk menemani dan membimbing langkah saya mengarungi samudera kehidupan adalah seseorang yang penuh dengan kesabaran, dan Alhamdulillah ala kulihal Alloh menganugerahkan  mu 😘 Terus Bimbing dan tuntunlah istrimu ini menuju Jannah Nya. Maafkan kesalahan dan kesilapan istri mu ini selama 9tahun berjalan bersama mu, 😭😭 Entah sudah berapa kali membuat dirimu harus menambah pasokan kesabaran Bukan tanpa arti dan tanpa sebab Alloh menitipkan 3 amanah kepada kita, kakak dengan sifat dan perangai seperti saya yaitu tegas, si tengah dengan sifat dan peranga...

Ibu Profesional

 Awal mula saya mendengar ada kata ibu profesional... Seolah-olah ada sesuatu yang kurang biasa. Secara dalam benak saya saat itu kata profesional itu kerap melekat pada suatu profesi tertentu, misal dokter profesional, guru profesional, peneliti profesional, sopir profesional dan sebagainya. Sedangkan jika dilekatkan pada kata ibu, jadilah ibu profesional, koq aneh yah, bukankan ibu itu bukan suatu profesi? Dalam arti profesi itu piluhan, sedangkan ibu, bukannya kodrat seorang anak perempuan manusia? Alhamdulillah sudah memasuki pekan kedua di kelas matrikulasi iip, institut ibu Profesional. Saya jadi tersadar, ternyata menjadi seorang ibu itu adalah piluhan, apakah kita akan menjadi seorang ibu dalam arti kita paham betul gak dan kewajiban sebagai seorang ibu, atau hanya menjalani peranan kodrat sebagai seorang wanita. Sebagai seorang ibu yang profesional pastinya akan ada indikator seorang ibu dikatakan sebagai ibu yang profesional  Nah di pekan kedua ini, saya mendapa...

Adab Menuntut Ilmu

Adab menuntut ilmu Alhamdulillah bisa masuk juga di kelas matrikulasi pembelajaran buat emak2 hihihi. Dulu saya yang bikin kelas matrikulasi buat anak-anak kelas 7, nah sekarang saya punya kesempatan utk menimba ilmu melalui kelas ini, di universitas kehidupan alias live university. Sebagai seorang pencari atau penuntut ilmu, (walau kadang ada orang yang bilang, apa sih salah nya ilmu, koq dituntut semua orang hehehehe 😉), kita harus tau adab-adab dalam menuntut ilmu, sehingga ilmu yang kita dapatkan in syaa Alloh lebih bermanfaat dan berkah. Adab menuntut ilmu itu sangat penting, bahkan ada ulama yang berpendapat bahwa pelajari lah adab sebelum ilmu, karena ilmu yang dipelajari oleh seseorang yang tidak punya adab maka akan hilanglah berkah ilmu itu sendiri. Alhamdulillah berbarengan dengan kelas matrikulasi ini saya mengikuti kelas belajar online yang lain, semoga Alloh mudahkan mengikuti keduanya. Ayok Mak siap menjadi pembelajar sejati yang tidak kenal usia?? Bismillah.... La...

Jalan jalan tidak harus ke mal

Bismillah Jalan-jalan tidak harus ke mal Mengisi waktu pagi saat libur sekolah atau weekend, biasanya kami lakukan dengan jalan bareng. Ya betul, bener2 jalan pakai kaki yah. Bukan jalan hangout ke mal atau tempat wisata berbayar. Kami berjalan menuju arah kampung belakang komplek tempat tinggal kami. Kami berlima berjalan dengan bersama-sama. Anak-anak sangat senang ternyata, apalagi si bungsu. Kalo biasanya kalo jalan kaki sejauh 200 meter dan minta di gendong, kalo jalan ke arah kampung ini sampai kami jalan hampir setengah jam dia masih enjoy aja. Hehehe... Secara disepanjang perjalanan dia bisa mengamati pemandangan yang tidak bisa dia temui di sekitar rumahnya. Seperti kambing dalam kandang nya, mentok bebek yang bebas jalan kesana kemari, induk ayam bersama anak-anak nya yang masih lucu, itu semua ternyata bisa menjadi hiburan tersendiri buat si bungsu. Nah adapun untuk kedua kakaknya, banyak juga manfaat jalan ke kampung ini, mereka saya ajak utk bersyukur dan beremp...

Menyiapkan sulung menjadi kakak

Bismillah... Ini tentang kisah sekitar 6 tahun silam. Menyiapkan sulung menjadi seorang kakak dengan bekal ilmu dan pengalaman yang sekadarnya, tentu menjadi hal yang cukup menantang. Dari awal kehamilan kedua, sudah mulai mengenalkan adik pada sang kakak. Ditengah kesibukan saya sebagai IRT dan guru, sesuatu yang betul-betul luar biasa saat itu. Karena beda usia sulung dan adiknya hanya kurang dari 25 bulan. Pengalaman dari rekan2 guru saya saat itu yang juga memiliki anak-anak dengan rentang usianya yang cukup dekat menjadi catatan tersendiri bagi saya.  Memang sempat ada kekhawatiran bagaimana nanti akan berbagi kasih sayang diantara mereka? Apakah nanti bisa adil ? Dan kegundahan lainnya. Hal ini muncul karena ada teman yang bercerita, hari pertama setelah melahirkan anak kedua, saat anak sulung nya menjenguk beliau di RS, yang di lakukan pertama saat melihat sang adik bayi adalah memukulnya  😱. Wuah koq bisa gitu ya. Hal ini pun menjadi pertanyaan saya apa yang akan d...

SOAL ULANGAN HARIAN BANGUN RUANG SISI DATAR ( BRSD )

ULANGAN HARIAN BANGUN RUANG SISI DATAR  1.     Banyaknya rusuk pada prisma segidelapan adalah … .     a. 10                         c. 16     b. 12                         d. 24  2.    Kubus yang memiliki panjang rusuk 5cm. jika akan membuat kerangka kubus dengan kawat maka kawat yang dibutuhkan adalah…      a.    65cm                   c. 70cm      b.    75cm                   d. 60cm. 3.    Kubus y...

Belajar Bangun Ruang Sisi Datar dengan Koran Bekas

Salam sobat semua... Bagaimana kabarnya ? Liburan semester masih panjang ya ?  Belajar tidak harus dengan menggunakan barang-barang baru yang tentunya memerlukan uang untuk membelinya. Dengan memenfaatkan berang bekas kitapun dapat belajar. terkhusus belajar matematika yaitu bengun ruang sisi datar. Kali ini kita akan belajar bangun ruang sisi datar dengan koran bekas. lebih tepatnya adalah membuat kerangka bangun ruang sisi datar. berikut jepretan saat siswa smart ekselensia indonesia saat membuat kerangka bangun ruang sisi datar dengan koran bekas. nah dari gulungan-gulungan koran bekas tersebut kita bisa membuat kerangka bangun ruang sisi datar seperti kubus, balok, macam-macam prisma dan juga limas. semoga menginspirasi ...